Kolaborasi Monumen Pers Nasional dan Museum Penerangan

Uforia peringatan hari pers Nasional 2018 yang diadakan di padang,Sumatera Barat cukup menyita perhatian seluruh masyarakat. Seluruh elemen Masyarkat Khsusnya masyarakat padang sukses Menyelengarakan hajat nasional 2018.

Pada kali ini Monumen pers dan Museum Penerangan selaku unit pelaksana teknis dari Direktorat Jenderal Komunikasi dan Informasi Publik (IKP) berpartisipasi dalan HPN EXPO 2018. Sebagai unit pelestari benda benda bersejarah bidang informasi dan komunikasi Monumen Pers Nasioanl dan Museum Penerangan mengelar pameran dan edukasi terhadap masyarakat padang. Expo pada Hari Pers Ini dilakasanakan Pada tanggal 5-9 Februari 2018 di Gor Haji Agus Salim.

Sebagai bahan edukasi kali ini Museum Penerangan Dan Monumen Pers Nasional mengusung tema Perintis Pers/ Jurnalistik di Indonesia Yaity Bapak Djamaludin Adinegoro. Adinegoro lahir pada 1904 di Talawi, Sumatra Barat dengan nama Djamaluddin. Karena ayahnya adalah seorang Resident di Indrapura maka beliau berhak masuk ke ELS (1911) kemudian HIS dan atas dorongan keluarga Adinegoro dikirim ke Jawa (Batavia) untuk masuk ke STOVIA.

Konten yang diambil dalam pameran ini adalah Konten profil bapak Djamaludin Adinegoro.konten ini merupakan hasil kalobarisi Museum Penerangan Dan Monumen Pers Nasional.

Pada pameran Kali ini Museum Penerangan menampilkan beberapa koleksinya di antaranya

1.Piala Jurnalistik Adinegoro

Koleksi  ini merupakan penghargaan tertinggi bagi karya jurnalistik di Indonesia yang dipilih dari tulisan yang bertemakan Pembangunan Nasional yang dimuat dan diterbitkan pers. Penghargaan ini bertujuan meningkatkan mutu jurnalistik dan diberikan sejak tahun 1974 oleh Yayasan Hadiah Jurnalistik Adinegoro Persatuan Wartawan Indonesia, cabang Jakarta Raya (PWI Jaya). Bidang penghargaan yakni Fotografi, Karikatur, Tajuk Rencana, Film dan budaya, metropolitan, olah raga, P-4 dan luar Negeri. Tetapi sejak tahun 1983 piala adinegoro hanya diberikan kepada pemenang utama karya jurnalistik di bidang pembangunan Nasional.

Spesifikasi

  • Nama Koleksi   : Piala Adinegoro
  • Bahan               : Kuningan Kayu
  • Ukuran              : P.15 cm L 35 cm T 47 cm

2. Koleksi Peninggalan Adinegoro berupa Piagam Penghargaan 

Koleksi berupa piagam penghargaan adalah peninggalan Adinegoro, tokoh jurnalistik terkemuka di Indonesia. Adinegoro adalah nama samaran yang dipakai dalam tulisan-tulisannya. Nama sebenarnya adalah Djamaludin Datuk Maradjo Sutan.Adinegoro pernah menjadi pimpinan redaksi panji poestaka kemudian pewarta deli Sumatra shimbun mimbar Indonesia.Adinegoro memimpin yayasan pers Biro Indonesia dan bersama wartawan senior lainnya mendirikan perguruan tinggi jurnalistik fakultas publisistik dan jurnalistik Universitas Padjajaran Bandung. Selain itu dia pernah menjabat anggota Dewan Perancang Nasional/MPR (1951) dan Dewan Pengurus LKBN Antara (1962).