Museum Penerangan

Muspen Sapa SobatKom Lewat Tok Tok Kominfo

Museum Penerangan (Muspen) menyapa para followers medsos Kementerian Kominfo (SobatKom) melalui program Tok Tok Kominfo. Kepala Muspen dan para pemandu museum memberikan penjelasan apa saja yang bisa masyarakat lihat dan dapatkan jika mengunjungi museum milik Kominfo ini. Tok Tok Kominfo sendiri merupakan program Biro Humas Kominfo yang mengenalkan tugas dan fungsi unit-unit kerja did lingkungan Kominfo. Program ini dilakukan setiap minggu, tepatnya setiap hari Selasa siang dan disiarkan langsung melalui semua medsos Kominfo, yaitu Twitter, Facebook, Instagram, dan Youtube. Selasa (18/6) kali ini, giliran Muspen yang dapat panggung. Dipandu oleh pembawa acara Tok Tok Kominfo, yaitu Wardaniah dan Akbar Takbir, Kepala Muspen Bapak Abdullah beserta tim pemandu museum dari Seksi Layanan dan Edukasi memberikan penjelasan apa saja yang bisa kita lihat ketika mengunjungi Muspen. Siaran langsung Tok Tok Kominfo dimulai pada pukul 13.00, diawali dengan para pembawa acara Tok Tok Kominfo disambut oleh tim pemandu Muspen yang semuanya mengenakan baju berkerah warna indigo. Para pemandu menjelaskan tata cara berkunjung ke Muspen, yaitu mengisi buku tamu terlebih dahulu melalui layar sentuh di selasar gedung. Kemudian, memasuki introductary area Muspen yang langit-langitnya sangat khas dihiasi dengan lampu LED berwarna biru. Para pemandu pun menjelaskan tentang isi di ruangan selanjutnya, yang berisikan informasi tentang perjalanan waktu layanan informasi dan komunikasi. Pemandu Muspen, Deyan M Aji menjelaskan tentang bentuk layanan informasi yang ada di Indonesia dari yang paling sederhana hingga sekarang. Pada momen-momen besar dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia, dipamerkan pula koleksi benda bersejarah yang menjadi saksi dalam momen besar tersebut. Banyak koleksi yang dipamerkan, seperti koran, radio, mikrovon radio, kamera, dan lain sebagainya. Selain itu dijelaskan juga tentang patung-patung yang mewakili tokoh komunikasi dan informatika, dan banyak lagi koleksi Muspen yang ditata secara tematik dengan penempatan yang ciamik. Di Muspen, kita juga bisa melihat seperangkat Boneka Si Unyil, yang merupakan salah satu acara yang dibuat oleh Perusahaan Film Negara (PFN) di tahun 80 hingga 90-an. Selain sebagai hiburan untuk anak-anak Indonesia, acara ini juga seringkali disisipi penyuluhan tentang program-program pemerintah. Setelah selesai berkeliling di lantai 1, acara Tok Tok Kominfo pun melangkah ke lantai 2. Di lantai 2 sendiri terpampang sebuah ruangan besar yang dikelilingi oleh relief penerangan berwarna putih gading. “Di lantai 2 ini nantinya akan dipamerkan informasi tentang capaian dan program-program Kominfo saat ini,” ujar Kepala Muspen, Bapak Abdullah. Beliau juga menjelaskan bahwa Muspen sekarang sedang berbenah, menyajikan wajah baru yang lebih modern. Museum tak lagi terlihat kuno dan menyeramkan, namun berubah menjadi lebih menarik dan interaktif. “Nantinya kami akan buat banyak spot yang instagramable, supaya pengunjung bisa puas berfoto dan berselfie,”.